Sunday, 27 September 2026

Nusantara Food & Hotel Expo 2026 Perdana Digelar di Surabaya, Bidik Penguatan Ekosistem F&B dan Hospitality Jawa Timur

Nusantara Food & Hotel Expo 2026 Perdana Digelar di Surabaya, Bidik Penguatan Ekosistem F&B dan Hospitality Jawa Timur

Surabaya kini menjadi episentrum baru bagi pertumbuhan industri kuliner dan pariwisata nasional seiring dengan digelarnya Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo Surabaya 2026. Pameran berskala besar yang untuk pertama kalinya diadakan di Jawa Timur ini resmi dibuka pada Kamis, 17 September 2026, di Grand City Convex Surabaya. Acara yang berlangsung selama empat hari hingga 20 September 2026 ini diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam memperkuat ekosistem food & beverage (F&B) serta hospitality yang sedang berkembang pesat di wilayah timur Indonesia.

Penyelenggaraan NFH Expo 2026 di Surabaya oleh PT Debindo Global Expo menandai langkah strategis untuk mendekatkan pusat inovasi industri kepada para pelaku usaha di daerah. Rafidi Iqra Muhamad, Direktur PT Debindo Global Expo, menegaskan bahwa Surabaya dipilih karena memiliki basis pasar yang sangat dinamis dan potensi pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. Menurutnya, pameran ini bukan sekadar ajang pamer produk, melainkan sebuah platform kolaboratif yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemilik bisnis, produsen, asosiasi profesi, hingga komunitas penggerak industri kreatif kuliner.

Lebih lanjut, Rafidi menjelaskan bahwa tujuan utama dari NFH Expo Surabaya adalah menciptakan ruang konektivitas yang inklusif. Di tengah ketatnya persaingan global, pelaku industri F&B di Jawa Timur memerlukan akses langsung terhadap teknologi terbaru, bahan baku berkualitas, serta jejaring bisnis yang luas. Dengan hadirnya pameran ini, diharapkan terjadi pertukaran wawasan yang masif sehingga standar pelayanan dan kualitas produk di industri hotel maupun restoran di Jawa Timur dapat meningkat signifikan. Sinergi ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih dalam antara sektor hulu dan hilir dalam rantai pasok industri.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., yang hadir secara langsung untuk meresmikan pembukaan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menekankan bahwa industri F&B dan hospitality adalah tulang punggung dari sektor pariwisata di Jawa Timur. Pertumbuhan hotel, kafe, dan restoran yang menjamur di berbagai kota di Jawa Timur menunjukkan bahwa masyarakat memiliki daya beli dan selera yang terus berevolusi. Emil percaya bahwa pameran ini adalah jawaban atas kebutuhan para pelaku bisnis yang ingin melakukan modernisasi operasional agar tetap relevan dengan selera pasar terkini.

Emil menambahkan, pemerintah provinsi sangat mendukung upaya-upaya yang memicu konektivitas lintas sektor. Ia berharap NFH Expo Surabaya mampu menjadi wadah bagi pelaku industri lokal untuk belajar dari brand-brand besar, sekaligus memperkenalkan keunggulan kuliner khas Jawa Timur ke panggung yang lebih luas. Baginya, keberhasilan pameran ini akan menjadi barometer bagi kemajuan iklim investasi dan pariwisata di Jawa Timur dalam jangka panjang.

Seremoni pembukaan berlangsung khidmat dengan prosesi pemotongan pita yang dilakukan oleh Emil Elestianto Dardak bersama jajaran penting industri, di antaranya Rafidi Iqra Muhamad, Ketua DPD Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Jawa Timur Isnawan Budi Prasetyo, Komite Kerjasama Luar Negeri GAPMMI Iwan Winardi, serta Chef Apriana Savitri, seorang Traditional Culinary Enthusiast dan Consultant yang juga pemilik Avie Snack & Banquet. Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai spektrum industri ini membuktikan betapa strategisnya posisi NFH Expo bagi kemajuan sektor F&B.

Pada hari pertama penyelenggaraan, antusiasme pengunjung terlihat sangat tinggi. Area pameran dipenuhi oleh berbagai booth dari perusahaan ternama yang memamerkan inovasi teknologi dan produk terbaru. Beberapa nama besar yang terlibat di antaranya GEA GETRA, Lee Kum Kee, Fomac & Powerpack, Dawa Minuman Rempah, hingga The Biji Kopi. Mereka menyajikan solusi komprehensif yang dibutuhkan untuk operasional bisnis modern, mulai dari mesin dapur otomatis, bahan makanan premium, hingga peralatan kopi kelas profesional.

Kekuatan utama NFH Expo Surabaya terletak pada keragaman produk yang dipamerkan. Pengunjung tidak hanya disuguhi bahan makanan, tetapi juga peralatan dapur berteknologi tinggi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional hotel dan restoran. Selain itu, pameran ini juga menjadi ajang unjuk gigi bagi pelaku industri kopi yang saat ini sedang menjadi tren gaya hidup di Surabaya. Produk-produk yang ditampilkan mencakup kebutuhan dapur, perlengkapan hotel, hingga sistem manajemen operasional yang memudahkan pelaku usaha dalam mengelola bisnis mereka.

Interaksi langsung antara produsen dan pembeli menjadi poin penting dalam acara ini. Pelaku bisnis dapat melihat secara langsung demo produk, mencicipi bahan baku, hingga berkonsultasi mengenai solusi yang paling tepat bagi kebutuhan bisnis mereka. NFH Expo juga menyediakan ruang product showcase yang memberikan edukasi kepada para profesional mengenai tren penggunaan alat dan bahan yang sedang naik daun. Hal ini sangat membantu bagi pemilik UMKM atau pelaku bisnis rintisan yang sedang merintis usaha kuliner agar tidak salah langkah dalam menentukan peralatan atau bahan baku yang digunakan.

Penyelenggaraan NFH Expo di Surabaya merupakan kelanjutan sukses dari rangkaian acara serupa yang sebelumnya digelar di Jakarta. Kesuksesan di Jakarta, di mana pameran tersebut berhasil menarik lebih dari 25.000 pengunjung dan menampilkan lebih dari 186 brand, menjadi tolok ukur optimisme bagi penyelenggara. Dengan membawa standar yang sama ke Surabaya, PT Debindo Global Expo ingin memastikan bahwa pelaku usaha di Jawa Timur memiliki akses yang setara dengan rekan-rekan mereka di ibu kota. Ekspansi ini adalah bukti komitmen untuk memeratakan pertumbuhan ekonomi di sektor kreatif dan jasa.

Selain area pameran, agenda selama empat hari ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti demonstrasi masak (cooking demo), seminar bisnis, dan sesi networking. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi pengunjung. Misalnya, demonstrasi masak oleh Chef Apriana Savitri memberikan wawasan baru tentang bagaimana mengolah bahan tradisional dengan teknik modern agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi di industri hotel dan restoran. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku usaha kecil yang ingin menaikkan kelas produk mereka.

Pameran ini juga menjadi ajang bagi komunitas untuk bertemu dan berbagi pengalaman. Kehadiran asosiasi seperti PPJI dan GAPMMI memberikan dimensi profesional yang lebih kuat pada acara ini. Diskusi mengenai kebijakan, standar keamanan pangan, hingga tren masa depan industri F&B seringkali muncul dalam obrolan-obrolan informal di sela-sela pameran. Hal ini membuktikan bahwa NFH Expo bukan hanya sekadar pameran dagang, melainkan sebuah ekosistem belajar yang sangat berharga bagi siapa saja yang terlibat di dalamnya.

Bagi masyarakat umum, pameran ini juga menjadi kesempatan emas untuk mengenal lebih dekat industri di balik layar hotel dan restoran yang mereka kunjungi sehari-hari. Edukasi mengenai standar kebersihan, teknologi penyajian, dan kualitas bahan baku dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap industri F&B di Indonesia. Pameran ini terbuka secara gratis bagi seluruh kalangan, baik profesional, pelaku usaha, maupun masyarakat luas, yang ingin menambah wawasan atau sekadar mencari inspirasi bisnis.

Secara makro, kehadiran NFH Expo Surabaya 2026 diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Dengan semakin kuatnya jaringan bisnis antara vendor dan pelaku usaha di Jawa Timur, diharapkan biaya operasional bisa ditekan dan kualitas layanan bisa ditingkatkan. Hal ini akan bermuara pada peningkatan daya saing destinasi wisata Jawa Timur di mata turis domestik maupun mancanegara. Sebuah ekosistem hospitality yang kuat adalah kunci bagi keberhasilan pariwisata yang berkelanjutan.

Pihak penyelenggara berkomitmen untuk menjadikan NFH Expo Surabaya sebagai agenda tahunan yang wajib dikunjungi. Ke depan, mereka berencana untuk terus meningkatkan skala dan kualitas pameran dengan melibatkan lebih banyak inovator teknologi dan pelaku industri kreatif. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan asosiasi terkait, masa depan industri F&B dan hospitality di Jawa Timur tampak sangat cerah. Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kolaborasi yang tepat, tantangan di dunia bisnis dapat diubah menjadi peluang yang menguntungkan bagi semua pihak.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian acara yang digelar di Grand City Convex Surabaya ini menjadi simbol optimisme industri di tahun 2026. Melalui konektivitas, inovasi, dan kolaborasi, para pelaku usaha di Jawa Timur kini memiliki modal yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan pasar di masa depan. NFH Expo Surabaya 2026 tidak hanya sekadar pameran, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk memajukan industri F&B dan hospitality menuju standar yang lebih tinggi, lebih profesional, dan lebih kompetitif di kancah nasional maupun global. Para pengunjung yang hadir hingga hari terakhir diharapkan membawa pulang ilmu, relasi, dan peluang bisnis baru yang dapat dikembangkan lebih lanjut di tempat usaha masing-masing.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *