FLOQ dan ASTER Jalin Kolaborasi Strategis Perluas Akses Web3 di Indonesia
Platform perdagangan aset kripto FLOQ resmi menjalin kolaborasi strategis dengan ASTER melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan untuk mengakselerasi adopsi dan memperluas aksesibilitas ekosistem Web3 bagi masyarakat Indonesia. Sinergi ini tidak hanya menjadi langkah taktis dalam pengembangan produk, tetapi juga menjadi upaya nyata untuk mendemokratisasi akses terhadap instrumen keuangan digital yang lebih kompleks dan inovatif di pasar lokal.
ASTER, yang dikenal sebagai platform perdagangan terdesentralisasi (Decentralized Exchange/DEX) hasil merger antara Astherus dan APX Finance, kini menjadi salah satu pilar penting dalam portofolio aset di FLOQ. Perusahaan ini memiliki latar belakang yang kuat dengan dukungan dari YZi Labs, entitas yang sebelumnya dikenal sebagai Binance Labs, sehingga kredibilitas teknologinya telah diakui secara global. Sejak aset ASTER mulai diperdagangkan di platform FLOQ pada Oktober 2025, respons pasar menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Tercatat sekitar 1.500 pengguna telah memiliki aset tersebut, dan ASTER secara konsisten menduduki peringkat 10 besar aset kripto paling aktif diperdagangkan di ekosistem FLOQ.
CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menekankan bahwa langkah strategis ini diambil sebagai respons atas traksi organik yang sangat positif dari para pengguna. Menurut Yudhono, kerja sama ini bukan sekadar kemitraan biasa, melainkan upaya untuk memperkuat pengalaman pengguna lokal dalam berinteraksi dengan produk teknologi Web3 yang berstandar global. "ASTER telah menunjukkan aktivitas perdagangan yang sangat kuat di antara basis pengguna kami. Kami melihat peluang besar untuk memperluas kolaborasi ini, mulai dari kemudahan aksesibilitas aset hingga integrasi produk yang lebih mendalam, perluasan jaringan, serta aktivasi komunitas yang masif. Semua ini kami lakukan demi menciptakan manfaat nyata bagi perkembangan ekosistem Web3 di Indonesia," ujar Yudhono dalam pernyataannya.
Indonesia memang dipandang sebagai pasar yang sangat krusial bagi tahap adopsi Web3 di masa depan. Dengan populasi yang melek teknologi dan penetrasi internet yang terus meningkat, kombinasi antara infrastruktur terdesentralisasi milik ASTER dan kekuatan distribusi lokal FLOQ diyakini akan menjadi katalisator pertumbuhan yang kuat. FLOQ sendiri saat ini telah memiliki basis pengguna yang solid, dengan lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan kelolaan aset mencapai Rp1 triliun. Skala ekonomi ini menjadi fondasi yang sangat kokoh untuk menjembatani pengguna ritel Indonesia ke dalam peluang-peluang Web3 global yang sebelumnya sulit dijangkau.
Salah satu fokus utama dalam pembahasan MoU ini adalah eksplorasi integrasi fitur Aster Perpetual DEX ke dalam ekosistem dompet (wallet) FLOQ. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak perpetual secara on-chain tanpa tanggal kedaluwarsa secara langsung melalui dompet digital mereka. Dalam mekanisme perpetual trading, investor dapat mengambil posisi long atau short dengan leverage, yang memberikan fleksibilitas lebih besar dibandingkan perdagangan spot tradisional. Bagi investor Indonesia yang semakin canggih dalam strategi perdagangan, fitur ini menawarkan alat baru untuk melakukan lindung nilai (hedging) maupun spekulasi di pasar kripto.
Lebih jauh lagi, ASTER membawa inovasi produk berupa Pre-IPO Perpetuals. Ini adalah instrumen yang memungkinkan pengguna mendapatkan eksposur terhadap valuasi perusahaan swasta global sebelum perusahaan tersebut melantai di bursa saham (IPO). Contoh nyata yang sudah ada adalah kontrak $SPCX untuk SpaceX. Pasar aset dunia nyata atau Real-World Assets (RWA) ini tercatat sedang tumbuh pesat di ranah DEX global dan diprediksi akan menjadi tren besar di masa depan. Dengan membawa narasi RWA ke pasar Indonesia, FLOQ dan ASTER berupaya membuka pintu bagi investor lokal untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan perusahaan-perusahaan teknologi raksasa dunia melalui instrumen kripto.

Namun, implementasi dari kolaborasi ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Pihak FLOQ menegaskan bahwa bentuk integrasi teknis, mekanisme pembagian pendapatan (revenue sharing), serta jadwal peluncuran fitur-fitur baru masih berada dalam tahap evaluasi yang ketat. Kepatuhan terhadap regulasi menjadi prioritas utama. Seluruh pengembangan produk ini harus melalui proses verifikasi dan pemenuhan persetujuan dari bursa kripto serta pengawasan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini mencerminkan komitmen FLOQ dalam menjaga ekosistem yang aman dan patuh hukum bagi seluruh penggunanya.
Strategi kolaborasi ini melengkapi rekam jejak FLOQ yang sebelumnya telah sukses bermitra dengan berbagai korporasi raksasa nasional. Sebelumnya, FLOQ telah menjalin kemitraan dengan entitas besar seperti Tiket, Telkomsel, dan Blibli. Melalui integrasi-integrasi ini, FLOQ berhasil menciptakan ekosistem "kripto untuk kehidupan sehari-hari" di mana aset digital dapat dihubungkan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat. Masuknya ASTER ke dalam ekosistem mitra strategis FLOQ menandai pergeseran fokus dari sekadar perdagangan aset kripto dasar menuju layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang lebih canggih dan komprehensif.
Ke depan, program referral dan aktivasi komunitas digital akan menjadi tulang punggung dalam menyosialisasikan penggunaan ASTER kepada pengguna baru. FLOQ berencana untuk menggelar rangkaian edukasi agar pengguna dapat memahami risiko dan potensi dari perdagangan perpetual serta aset RWA. Edukasi ini dianggap vital untuk mencegah spekulasi berlebih dan memastikan bahwa pengguna yang masuk ke ekosistem Web3 adalah mereka yang memiliki literasi keuangan yang cukup.
Secara makro, kolaborasi antara FLOQ dan ASTER ini merefleksikan posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan dalam peta jalan Web3 global. Dengan mengintegrasikan teknologi DEX kelas dunia ke dalam platform yang sudah memiliki basis pengguna lokal yang masif, hambatan masuk (entry barrier) bagi masyarakat awam dapat dikurangi secara signifikan. Sinergi ini juga menjadi bukti bahwa industri kripto di Indonesia telah beranjak dari fase spekulasi murni menuju fase pemanfaatan teknologi untuk efisiensi keuangan.
Para analis industri melihat bahwa jika integrasi Perpetual DEX ini berhasil direalisasikan, maka FLOQ akan memiliki daya tawar yang lebih tinggi dibandingkan platform kripto lainnya di Indonesia. Kemampuan untuk menawarkan produk keuangan inovatif yang aman, teregulasi, dan mudah diakses adalah kunci untuk memenangkan persaingan di pasar aset digital yang sangat dinamis.
Diharapkan bahwa dalam jangka panjang, kerja sama ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi FLOQ dan ASTER, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan volume transaksi aset digital di Indonesia secara keseluruhan. Dengan terus menjunjung tinggi aspek regulasi, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi standar baru bagi kemitraan strategis antara perusahaan teknologi lokal dan inovator Web3 global, sekaligus mendorong inklusi keuangan berbasis teknologi di tanah air. Tantangan terbesar ke depan tetaplah pada adaptasi teknologi dan penerimaan pasar terhadap produk-produk derivatif kripto, namun dengan langkah-langkah terukur yang diambil saat ini, masa depan Web3 di Indonesia tampak semakin cerah.
